6 Kelebihan Anak Otaku dari Anak Meme

tumblr_nhkp17xmtG1r2g7mto7_1280
Sejauh ini ada dua kelompok orang yang paling aktif di media sosial menurut penulis, yaitu anak otaku dan anak meme. Anak otaku fokus pada anime, manga, game, cosplay dll yang jejepangan. Sedangkan anak meme fokus pada komedi melalui gambar maupun video yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Walaupun kedua anak ini saling berhubungan, tapi penulis ingin membuat kubu sendiri-sendiri sebagai perbandingan, karena agak risih juga dengan meme-meme belakangan ini, sudah kelewat batas. Berikut kelebihan anak otaku dari anak meme:

1. Otaku lebih cerdas dari anak meme

Otaku kebanyakan sangat update dalam bidang networking seperti hacking, gaming, browsing, space link, semua itu adalah keahlian otaku. Buktinya otaku ahli menembus dan hidden link download, BD version, atau menciftakan engine game, video editing dan music editor. Sementara anak meme lebih pada keahlian bullying, flaming, hunting dan bunting.

2. Otaku lebih profesional dari anak meme

Manga dan anime otaku tidak sepenuhnya fiksi, sebagian tema anime dan manga diadavtasi dari tema-tema karier profesional seperti, kuliner, kedokteran, race, bisnis, kaligrafi, religion, detective, sport dll. Karena itu kebanyakan otaku mengejar cita-citanya karena terinspirasi dari anime dan manga yang ditonton. Sementara anak meme hanya mengikuti perkembangan berita yang kontrofersional untuk dikritik dan dibully.

3. Otaku lebih ngenes dari anak meme

Sejones-jonesnya anak meme, anak otaku lebih jones. Jones anak otaku tingkat dewa, karena tidak ada waktu rehat untuk kehidupan sehari-hari. Kalau anak meme selesai bikin meme dan komen ngga jelas di medsos, ya kembali ke kehidupan semula. Kalau anak otaku beda, masih banyak anime yang belum di update dan ditonton, masih banyak persiapan untuk jadwal cosplay, masih nabung untuk beli figure ori keluaran terbaru, update game terbaru dan bot hunting game beserta steam wallet, nge check jadwal manggung oshi 48, dll, pokoknya super sibuk dan super jones.

4. Selera humor Otaku lebih tinggi dari anak meme

Memang selera humor anak meme tidak diragukan lagi. Tapi selera humor anak meme masih sebatas fenomena, berbeda dengan selera humor anak otaku, sudah masuk kedalam level realita. Jika kita memperhatikan teori sosial, fenomena belum menjelaskan realitas, tetapi realitas ada dibalik fenomena. Anak meme membuat meme misalnya untuk lawakan dan kritik yang membangun. Tapi anak otaku membuat humor lebih kepada essensi dan subtansi dari humor itu sendiri dengan adanya unsur real dan fiksi. Jadi humor ana otaku tidak hanya menyentuh ranah real, tetapi juga ranah fiksi dan perpaduan diantaranya menjadi sebuah paradoksal.

5. Otaku lebih imanjinatif dari anak meme

Berbeda dengan otaku, imanjinasi anak meme masih seputar dunia sekitar. Kalau imanjinasi anak otaku sudah mencapai level dunia khayal yang mengorbit bersama cosmos.

Ini memang karena ketergantungan anak otaku dengan dunia 2D, sehingga pikiran mereka lebih mengambang dalam dunia penuh warna, siscon, lilicon, yuri maupun yaoi, adalah dunia yang agak berbahaya bagi para otaku. Tapi dunia lain seperti RPG, Sport, Pandemik dan Half Human, bisa memberikan shocking moment tersendiri dan ketegaran ataupun makna sejati sebagai manusia.

Yang paling imanjinatif dari seorang otaku adalah saat dia memiliki waifu. Level ekstreamnya adalah saat waifu itu sampai ingin dinikahi. Padahal biasanya hanya jadi bahan fav-fav.

6. Otaku lebih mesum dari anak meme

Memang diakui juga kalau anak meme juga demen jav, tapi tidak sekompleks anak otaku. Anak otaku bukan cuma jav, masih ada ecchi, hentong, lylicon, siscon, yuri sampai dengan yaoi. Hebatnya lagi, sangking mesumnya anak-anak otaku, pemerintah bahkan mengutus I-po chan dan I-po Kun, tetapi tetap saja otaku mesumers bisa membobol mereka. Bahak I-po sendiri dijadikan latzurrr oleh anak-anak otaku ini.
7 – Yukina Himeragi (Strike the Blood)

Apalagi kalau anime ecchi akan segera rilis live actionnya, anak otaku secepat kilat membobol link download server abal-abal, lalu dengan cepat pula link itu menyebar di grup-grup sosmed. Memang bakat mereka sangat diakui, termasuk admin.

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment

Blogroll